Halaman

Rabu, 11 Juli 2012

Mendagri: Pilgub habiskan dana Rp100 M


"Trend saat ini, Pilgub rata-rata menghabiskan dana diatas 100 milyar lebih. Itu dana yang terlalu besar hanya untuk memilih gubernur," kata Menteri Dalam negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi saat berada di Medan.

Mendagri menyampaikan persetujuannya agar pemilihan gubernur tidak lagi secara langsung, tapi dikembalikan ke sistem semula, yakni dipilih oleh anggota DPRD provinsi.

Mendagri meyakini, salah satu penyebab sulitnya melepaskan birokrat dari perilaku KKN, adalah efek dari besarnya modal seorang calon untuk maju dalam pilkada gubernur. Selain itu, ujarnya, politik praktis dalam pilkada gubernur secara langsung juga menjadi pemicu banyaknya usulan pemekaran daerah di Indonesia sebagai komoditas janji politik.

"Politik praktis dengan janji pemekaran daerah inilah yang sedang trend di Indonesia saat ini,” ungkap menteri, hari ini.

Mendagri menuturkan, desakan pemekaran daerah saat ini semakin gencar dari seluruh daerah di Indonesia dan disinyalir sebagai akibat dari politik praktis dengan janji pemekaran daerah jelang pemilihan gubernur. Berdasarkan data di Kemendagri, saat ini usulan pemekaran daerah sudah bertambah 108 dari sebelumnya 205 usulan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar